Home > Renungan Inspiratif > 4 Prinsip Moral Jepang Yang Patut Ditiru
4 Prinsip Moral Jepang Yang Patut Ditiru
Posted on Minggu, 08 Januari 2012 by Unknown

Warga yang menemukan uang di tempat umum, akan menyerahkannya ke polisi Publik di wilayah Sakada, Tokyo, digemparkan oleh penemuan amplop berisikan uang sebesar 10 juta yen atau sekitar Rp1,1 miliar di sebuah sebuah toilet umum, Kamis 29 September 2011. Ternyata uang itu memang sengaja ditinggalkan oleh pemiliknya untuk disumbangkan kepada korban gempa dan tsunami yang menghantam Maret lalu.
Berbicara keikhlasan, mungkin ini adalah bentuk keikhlasan model baru. Pasalnya, si penyumbang tidak menyebutkan namanya dan meninggalkannya begitu saja, hanya berpesan pada secarik surat. “Saya tinggal sendirian dan tidak butuh uang ini,” isi surat tersebut, dilansir dari BBC. Dalam bait lainnya, dia mengatakan agar sumbangan ini diberikan ke korban bencana.
Bisa disebut ini adalah bentuk sumbangan anonim, dimana penyumbangnya tidak menyebutkan identitas. Kalau di Indonesia, biasanya si penyumbang pakai nama “hamba Tuhan”. Pemberian sumbangan model begini merupakan pertaruhan yang besar. Bukan tidak mungkin uang tersebut malah masuk ke kantong si penemu.
Ternyata tidak. Si penyumbang sepertinya tau benar tabiat warga Jepang yang mengembalikan barang yang bukan miliknya. Amplop berisi uang ini akhirnya berlabuh di kantor polisi. Jika sampai tiga bulan tidak ada yang mengakuinya, polisi akan memberikannya ke Palang Merah Jepang untuk diserahkan kepada korban gempa.
Model pemberian unik dan membutuhkan nyali yang tinggi ini bukan kali pertama terjadi di Jepang. BBC menuliskan, sebelumnya pada tahun 2007, ditemukan 400 amplop masing-masing berisikan cek senilai 10 ribu yen (Rp1,1 juta) yang diletakkan di toilet-toilet di seluruh Jepang. Pada tahun itu juga, sekitar 18 warga Tokyo dikejutkan oleh amplop berisi 1,8 juta (Rp210 juta) yang dimasukkan ke kotak pos mereka.
Sebelumnya, uang 1 juta yen (Rp116 juta) disebarkan dari atas sebuah apartemen di Tokyo. Bukannya mengantongi uang tersebut dan dipakai untuk membeli kebutuhan sehari-hari, warga Jepang memungutnya dan memberikannya ke kantor polisi, untuk dicarikan pemiliknya. Luar Biasa.
Uang Korban Tsunami
Seorang warga dilaporkan menemukan selembar cek senilai US$40.000 (Rp359 juta) di antara reruntuhan tsunami. Seorang wanita menemukan uang yen senilai US$26000 (Rp233 juta), juga di antara puing-puing. Cek senilai US$1,3 juta (Rp11,6 miliar) ditemukan di dalam brankas yang terseret arus. Warga-warga lainnya juga menemukan uang-uang yang terserak di dalam dompet, kantong belanja, dan laci-laci rumah.
Para penemu ini adalah para korban tsunami yang hidup dalam keterbatasan di penampungan. Mereka kehilangan tempat tinggal, kekurangan makanan, dan masih abu-abu nasib mereka berikutnya. Namun, itu tidak membuat mereka gelap mata. Semua temuan tersebut diserahkan ke kantor polisi, tinggal polisi yang kini kewalahan mencari siapa empunya harta.
“Mereka bilang kepada saya, hanya ingin uang ini kembali ke pemiliknya,” kata Kouetsu Saiki, petugas polisi di prefektur Miyagi yang bertugas mengumpulkan, melacak dan mengembalikan barang temuan, dilansir dari Los Angeles Times, Rabu 28 September 2011. Kepolisian di tiga prefektur di Jepang yang terkena bencana tsunami berhasil mengumpulkan uang temuan warga senilai US$78 juta atau setara dengan Rp700 miliar. Menurut hukum di Jepang, jika dalam tiga bulan tidak ditemukan pemiliknya, maka akan diberikan kepada lembaga bantuan atau kepada penemu uang tersebut.
Namun yang mengejutkan adalah, kebanyakan para penemu memilih untuk tidak mengambil jatah mereka dan menyerahkannya kepada polisi. “Setiap orang ingin membantu sesama dengan cara yang mereka bisa,” kata Saiki. Salah satu kisah yang paling mengharukan menurut Saiki adalah ketika mereka menemukan sebuah brankas milik bos di sebuah perusahaan. Bukannya mengambil uang yang memang miliknya tersebut, bos ini malah membagikan semua isi brankas kepada para karyawannya.
“Dia sangat bersyukur uangnya kembali. Dia tidak menyimpannya, tapi membagikannya kepada para karyawan beserta keluarga mereka. Ini bukan lagi soal keuntungan pribadi. Setiap orang menderita akibat tsunami,” jelas Saiki. Sejauh ini, telah ditemukan 5.700 brankas yang tertimbun di antara puing. Saiki mengatakan, sebanyak US$500.000 (Rp4,4 miliar) dari keseluruhan US$30 juta (Rp269 juta) uang di dalam brankas telah dikembalikan ke pemiliknya.
Empat Prinsip Moral Jepang
Kepribadian dan karakter moral rakyat Jepang dibentuk sedari mereka kecil. Prinsip moral yang mereka anut berasal dari kebudayaan samurai Jepang yang terdiri dari empat elemen moral, yaitu On, Gimu, Giri dan Ninjo. Menurut staf kebudayaan dari Japan Foundation Indonesia, Hashimoto Ayumi, saat dihubungi, keempat unsur ini tidak diajarkan di bangku sekolah. Namun, secara otomatis didapat dari orang tua maupun masyarakat sekitar.
1. On, berarti rasa hutang budi. Dengan prinsip ini, seseorang akan merasa berutang setiap kali orang lain berbuat baik padanya. “Jika seseorang berbuat baik kepada kita, maka kita merasa harus membalas kebaikannya tersebut,” kata Hashimoto.
2. Gimu, berarti kewajiban. Jika seseorang berhutang budi, maka kita akan berkewajiban untuk membayarnya.
3. Giri, adalah kebaikan. Dengan prinsip ini, seseorang akan membantu temannya atau keluarganya semampunya. “Jika kita mempunya teman dekat dan dia butuh pertolongan, maka kita akan membantunya dengan cara apapun,” kata Hashimoto.
4. Ninjo, adalah rasa kasih sayang. Prinsip ini mengajarkan rasa empati terhadap sesama. Dengan prinsip ini, seseorang akan merasa semua manusia adalah satu dan sama, di bawah perbedaan yang telah diatur oleh karma.
Wartawan media Jepang Jiji Press, Masakatsu Ishii, mengatakan bahwa empat unsur ini adalah semacam kewajiban sosial yang harus dimiliki oleh setiap rakyat Jepang. Masakatsu menjelaskan bahwa sekolah dasar di Jepang tidak mengajarkan pelajaran agama, hanya pelajaran moral satu jam setiap minggunya.Kendati demikian, empat prinsip moral tersebut terbentuk di lingkungan sekitar seorang anak. “Konsep ini memang tidak diajarkan di sekolah, namun diterima dan dipraktekkan langsung dari lingkungan,” kata Masakatsu.
Sumber
Category Article Renungan Inspiratif
Arsip Blog
-
▼
2012
(928)
-
▼
Januari
(146)
- 10 Teknik Bicara Dengan Balita
- 7 Film Superhero Wajib Tonton Di Tahun 2012
- 9 Kesalahan Yang Memperburuk Kulit Wajah
- 3 Konsep Rumah 'Go Green' yang menghasilkan energi...
- Membuat Kamera Sendiri Dengan Bahan Sederhana
- 10 Tempat Penyimpan Misteri Kehidupan Laut
- 10 Tempat Berenang Unik dan Aneh
- Montir-Montir Perkasa
- 9 fakta tentang Bill Gates (Si Pemilik Microsoft)
- Foto Telanjang (Nude Photo) Golshifteh Farahani, A...
- 10 Mobil Paling Irit 2012
- 10 Adegan Paling Sensual Dalam Film Holywood
- 4 Cara Lindungi Anak dari Bahaya Televisi
- 5 Kampanye Kreatif Tentang Go Green
- Lukisan Ilusi Optik Rob Gonsalves
- 10 Tempat Terbaik Bagi Para Pendaki
- 10 Tempat Paling Indah Di Bumi
- Gadis Sampul
- Perusahaan Internasional Menghancurkan Hutan Indon...
- Mengejutkan, 39 Persen Remaja Kota Besar Pernah Me...
- 12 Maskot Website Keren untuk Inspirasi
- 15 Tempat Yang Dilarang Dibuka Di Google Earth & G...
- Perempuan Misterius Pembela Hak Pejalan Kaki
- 10 Tempat Pendaratan Unik & Terbaik di Dunia
- Wah, Twitter akan Sensor Tweet
- Foto Foto Telanjang Nikita Mirzani Dengan Payudara...
- Eksotisme Pulau Hoga, Wisata Bawah Laut Indonesia
- Gairah Karyawanku
- Misteri Dari Simbol-Simbol Satanisme
- 4 Misteri Kutukan Seni Dunia
- 10 Hal Yang paling Aneh Yang Ada Di Luar Angkasa
- 5 Cara Menjaga Berat Badan Selalu Ideal
- Sex, Lies & Cigarettes : Film Tentang Industri dan...
- Jadilah Pribadi Yang Memaniskan Kehidupan
- Kesemek, Lebih Hebat Dari Apel
- Penyebab Angin Kencang Di Wilayah Indonesia
- Kehidupan Pengamen dan Anak Jalanan Yogyakarta
- 10 Kota Paling Romantis Buat Pacaran
- 11 Kisah Nyata Yang Mencengangkan Dunia
- Imajinasi Istriku
- Mobil Murah Sejagat Bakal Hadir di Indonesia
- 70 Fakta Unik, Menarik dan Menggelitik
- 10 peringkat teratas PARFUM dunia
- Tips Supaya Aman Berteman Dengan Mantan
- Awas, Jangan Asal Beli Bra !
- 7 Buah Langka Indonesia
- Review Kindle Fire, Sang Pesaing iPad
- Eksotisme Arsitektur Kuno di Yogyakarta
- Keong Mas, Hama Kuning Bergizi Tinggi
- Indonesia Peringkat 5 Kekurangan Gizi Sedunia
- 7 Cara Menentukan Goal Dalam Hidup
- Inilah Tanda-Tanda Akan Kiamat Besar Dunia !!!
- Rahasia Dari Trending Topics Di Twitter
- Melihat Gokilnya Tentara Sedang Iseng
- Lima Destinasi Spa Terbaik di Dunia
- Ini Dia 5 Tanda-tanda Orang yang Mau Kentut
- Chrometophobia, Ketakutan Terhadap Uang
- 10 Peradaban Dunia Yang Paling Mengerikan Dalam Se...
- Awas! Tiup Balon Ternyata Berbahaya
- Mengintip Tradisi-tradisi Unik Perayaan Imlek
- Sebelum Tabrakan Maut Terjadi, Afriani Susanti Sem...
- Kulit Putih Kakak Pacarku
- Misteri Foto 3 Orang di Cover DVD Windows Vista
- 10 Fakta Bobroknya Perekonomian Amerika
- Awas Minuman Soda Bisa Membunuh Anda…!!
- 6 Penyebab Kemacetan Paling Menyebalkan
- Perbedaan Antara GSM dan CDMA Serta Kelebihan dan ...
- Misteri Denyut Jantung Lukisan Presiden Soekarno
- 7 Kebiasaan Unik Wanita Ketika Di Toilet
- Wah..Politisi RI Masuk Daftar 7 Politisi Dunia yan...
- Posisi Tidur Terbaik Dan Terburuk
- Badoo ; Jejaring Sosial untuk Cari Pasangan Seks, ...
- Pelajaran Hidup Dari Seorang Tukang Es Tebu Yang M...
- Hati-Hati Bila Makan Mie Goreng Karena Ada Mie yan...
- Penyesalan Tiada Akhir
- 3 Hal Penting yang Harus Kamu Ketahui Soal P3K
- Pengemis, Si Miskin yang Patut Dikasihani Atau Si ...
- Cara Mudah Berhenti Merokok Tanpa Stres
- 10 Mitos Ilmiah Yang Konyol Dan Faktanya
- 7 Pertanyaan Ilmiah yang Belum Bisa Dijawab oleh I...
- 9 Tips PDKT yang Bisa Dipelajari dari Binatang
- 5 Manfaat Makan Makanan Pedas
- Survei: Tak Ada Pria Sempurna
- Blunder Salah Email, Bos Perekrut Malah Kehilangan...
- Inilah Sejarah Kata "UNYU" Di Dunia Maya
- Rahasia Menarik dibalik Kehebatan Air Zam-Zam
- Mantanku Kawan Suamiku
- Agar Parfum "Menempel" Lebih Lama
- Inilah Asal - Usul Tentang 8 Jam Kerja/ Hari
- Ternyata Seks Bisa Atasi 5 Masalah Kesehatan Ini
- Sejarah Gerakan ZIONIS - Israel
- 11 Negara Yang Memiliki Cadangan Minyak Terbanyak ...
- Pilih Mana : Kekayaan, Kesuksesan atau Cinta ?
- Supir Jahanam dan Ai Ling
- Google Maps Kembali Temukan Pangkalan Uji Coba Pes...
- Waspada! Jika Anda Suka Roti Tawar
- Indahnya Pemandangan Laut Mati Dari Udara
- Inilah 6 Cara Langsing dengan Olahraga Ala Seleb H...
- 10 Kisah orang Bodoh yang Akhirnya Sukses
- Foto-foto kreatif untuk menyatakan “I LOVE U”
- Tubuh Selebritis Seksi Berhias Tato
- 19 CIRI KHAS SINETRON DI INDONESIA
- LAKUKANLAH INI BILA LAPTOP ANDA TERKENA AIR
- 9 Gerakan Olahraga yang Sering Dilakukan dengan Salah
- Mahluk-Mahluk Mitologi Dari Arab
- 50 Rayuan Ampuh Menaklukkan Wanita
- 7 Tanda-tanda Wawancara Kerja Tak Berjalan Mulus
- Ternyata Bahasa "Alay" Sudah Ada Sejak 1835
- Tips Dan Trik Menaikkan Gaji (100% Berhasil)
- Bahaya Dibalik Hand Dryer (Warning Buat yg Suka Ma...
- Inilah Wags Tercantik Didunia
- Mengintip Proses Produksi di Pabrik Ferrari
- 10 Hal yang Dilakukan Pria Untuk Penyembuh Patah Hati
- 10 Artis Remaja Hollywood Terkaya se Jagat Raya
- Aku Dan Pak Edo
- 18 Planet Baru Seukuran Jupiter Ditemukan Didekat ...
- Inilah 5 Tempat Di Muka Bumi Dengan Temperatur Ter...
- 10 Kejadian Seputar Kondisi Koma yang Bikin Bulu K...
- Mengapa Alkohol Bisa Membuat Anda Mabuk?
- 5 Fakta Menarik Mengenai Tibet Si Atap Dunia
- 4 Prinsip Moral Jepang Yang Patut Ditiru
- Tips Belanja Aman Di Internet
- 6 Bahaya Akibat Menahan Bersin
- Sejarah Awal Mula Konflik Palestina - Israel
- Permainan Bahasa.. (Kocak)
- Ani
- 10 Film yang Dirilis Januari 2012
- 10 Film Termahal Tahun 2011
-
▼
Januari
(146)