Obama : Presiden Amerika Paling Gagal



Hanya dibutuhkan 3 tahun untuk berubah.  Dari the winner menjadi the looser.  Lembaga survey terpercaya Amerika, Gallup, tanggal 7 November lalu mengeluarkan hasil survey mingguan mereka mengenai kinerja (job approval) presiden Obama.  Hasil survey : hanya 43% rakyat Amerika yang setuju dengan apa yang dikerjakan oleh presiden.  Sedangkan 48% tidak setuju.   Rating ini bertahan sampai  survey mingguan terakhir (5 – 11 December) dimana tetap hanya 43% rakyat yang setuju.   Sedangkan yang tidak setuju (disapprove) bertambah menjadi 50%.  Untuk hasil survey minggu ini hasilnya belum dikeluarkan.


Rating kinerja Obama ini adalah rating terburuk kinerja presiden Amerika dalam masa modern (sejak tahun 1945).  Bahkan lebih buruk dari rekor presiden Jimmy Carter yang selama ini dianggap sebagai presiden paling gagal dalam sejarah Amerika.  Carter, untuk periode yang sama dalam pemerintahannya, masih bisa membuat 51% rakyat menyukai apa yang dia kerjakan.  Dengan hasil survey terbaru Gallup  ini maka Carter sudah tidak lagi menjadi contoh yang jelek.  Sudah ada penggantinya yaitu presiden Obama.  Sebenarnya sejak bulan Maret lalu rating Obama sudah mendekati rating Carter hanya baru bulan lalu berhasil mengalahkan Carter.

Hasil survey oleh Gallup ini tidak berbeda dengan kenyataan yang ada.  Bisa dibilang, hasil survey ini hanya meresmikan apa yang dirasakan oleh rakyat.  Saat Obama baru menjabat, rakyat sangat mempercayainya, Gallup mencatat 69%.  Angka tertinggi dalam sejarah presiden modern.  Tapi apa boleh buat.  Obama tidak bisa memanfaatkan kepercayaan rakyat.  Banyak kebijakannya yang tidak memihak rakyat walaupun diatasnamakan rakyat.   Terlebih lagi Obama tidak serius untuk mengatasi masalah-masalah yang ada saat ini.  Hasilnya, pengangguran bertambah, hutang luar negeri membengkak dan posisi Amerika di percaturan internasional tidak menjadi lebih baik.

Obama yang akan maju lagi dalam pemilu tahun depan harus lebih bekerja keras lagi.  Benar-benar bekerja bukan hanya berkampanye dengan bantuan alat pembaca teks pidato atau teleprompter. Rakyat sebenarnya tidak mengharapkan perubahan drastic akan terjadi dalam masa empat tahun pemerintahan Obama ini.  Hanya ingin melihat kalau presiden mereka benar-benar bekerja untuk rakyat.  Benar-benar berusaha mewujudkan apa yang dijanjikannya selama kampanye.  Soal hasilnya tentu tidak semudah membalikkan tangan.  Tetapi ada usaha dan langkah awal yang nantinya bisa terwujud.  Tetapi apa boleh buat, Obama ternyata tidak lebih baik dari Bush, orang yang selalu dipersalahkannya sebagai biang kerok penyebab Amerika menderita seperti sekarang ini.  Padahal Bush sendiri sudah lama tidak menjadi presiden.  Sudah saatnya Obama bertanggung jawab atas apa yang sudah  diperbuatnya.

Demikianlah kabar social dan politik terbaru dari Amerika.  Situasi politik sudah memanas menjelang tahun 2012.  Tahun yang sangat menentukan negara dan bangsa Amerika.  Jangan sampai salah pilih presiden lagi.



Category Article

What's on Your Mind...